Rabu, 30 Juli 2025

Blackpink Sang Penyelamat YG Entertainment

 



Setelah sembilan bulan hiatus, akhirnya girl grup asuhan YG Entertainment, Blackpink mengeluarkan mini album baru berjudul ‘Kill This Love’. Penampilan teranyar Jennie, Lisa, Rose, dan Jisoo langsung menggebrak pasar musik Korean Pop (K-Pop), dan menjadi juru selamat YG Entertainment dari kejatuhan setelah kasus Burning Sun yang menjerat Seungri, mantan personel BIGBANG.

Berbeda dengan pengemasan di lagu-lagu sebelumnya yang cenderung terlihat manis dan girly, kali ini Blackpink tampil sangar dengan dandanan ala-ala Lara Croft, Tomb Rider.

Keunikan lain yang terasa dalam MV tersebut selain soal kostum adalah lebih banyak penggunaan lirik bahasa inggris. Lirik atau judul dari musik K-Pop memang lazim mencampurkan antara bahasa Inggris dengan Korea. Namun, biasanya lirik berbahasa Inggris hanya dipakai pada judul atau paling banter sebagai pelengkap lirik di bagian chorus, reffrein, atau verse di sisipan rap. Perbandingannya tak lebih dari seperempat dari total lirik.

Pencapaian tersebut langsung mengubah nasib saham YG Entertainment yang sempat terpuruk drastis beberapa waktu lalu. Sejak kasus Burning Sun terkuak ke publik, lalu Seungri mengundurkan diri dari dunia hiburan, dan ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Maret 2019, saham YG Entertainment menjadi KRW37.150 pada 11 Maret 2019, turun 16,41 persen dari penutupan hari sebelumnya.

YG sebagai salah satu agensi ‘Big 3’ bersama SM Entertainment dan JYP Entertainment bahkan diberitakan menderita krisis karena kasus ini. Sebagai ‘sapi perah’ dari YG, BIGBANG menyumbang sebagian besar penjualan, artinya, jatuhnya BIGBANG adalah kerugian YG. Apalagi saat Seungri terjerat kasus, ia baru saja merilis album solo dan sedang melakukan tur dunia.

10 komentar:

Blackpink Sang Penyelamat YG Entertainment

  Setelah sembilan bulan hiatus, akhirnya girl grup asuhan YG Entertainment, Blackpink mengeluarkan mini album baru berjudul ‘Kill This Love...